Impresi Pertama Nyobain Spacy Fi Bodong Ngisi Bensin

Spacy Fi

Spacy Fi

Melanjutkan cerita saya di artikel sebelumnya saat membeli Honda Spacy Injeksi, kali ini saya mau sharing pengalaman pertama kali nyemplak si bohay yang perutnya bisa menelan bulat-bulat helm fullface xixixixi…

Cerita berawal ketika saya melihat indikator bensin yang mentok di posisi E (empty). Saya coba kontak di posisi on, ehlahdalah kok jarumnya nggak bergerak blass. Iseng-iseng buka tutup bensin, lalu mencoba mengintip isi tangki. Walah gelap. Penasaran saya ambil senter dan hasilnyaaaaa : tiris setiris-tirisnya. Nggak ada setengah liter. Hadyeeehhhhhh…

Nggak tega liat motor gress kehausan lalu saya berniat riding si Spacy ke SPBU terdekat. Beruntung jarak antara rumah-SPBU nggak jauh (sekitar 6-7 km pp), dan nggak sampai keluar menuju jalan utama. So, saya pikir masih aman lah riding motor bodong yang belom ada plat resminya dari wilayah tugas Polantas.

Setelah dirasa cukup warming up (kalau kelamaan malah habis beneran bensinnya xixixi), akhirnya saya merasakan naik Spacy. Enak juga ternyata. Image bodi gambotnya nggak kerasa sama sekali. Enteng meliak-liuk, dan akselerasinya lumayan lah buat pemakaian dalam kota. Soal jok yang banyak komengtator bilang keras, belum terasa tuh. Mungkin karena saya riding jarak dekat.
Di tengah jalan ketika sedang enak-enaknya menikmati pemandangan, tiba-tiba mobil didepan saya berhenti mendadak berniat belok kanan masuk jalan kecil, tanpa ada peringatan terlebih dahulu. Boro-boro ngasih lampu sign, boro-boro menjulurkan tangan, boro-boro ngeremnya pake jarak. Sedikit panik sambil berusaha tenang saya remas semua handel rem di stang. Ternyata eh ternyata rem si Spacy nggak pakem!
Motor sukses berhenti dibuntut mobil namun dengan jarak yang sangat tipis. Kira-kira sejengkal tangan dewasa. Fiiuuuuhhhhhh…
Setelah menguasai kondisi saya lanjut riding sambil sesekali mencoba kinerja rem depan dan belakang. Wah kok beneran kurang pakem yah? Dibanding dengan old Kaze-R saya kok masih pakeman rem Kaze? Padahal setelannya aman. Apa karena motor masih terlalu baru hingga remnya belum mencapai kinerja maksimal lalu nggak pakem?
Saya sih berharapnya juga seperti itu, karena ngeri juga klo keadaannya seperti ini.

Cerita berlanjut hingga tiba di SPBU dan langsung mlipir ke dispenser pengisian pertamax. Saya minta di isi BBM sejumlah 40 ribu rupiah, dan semua bensin sukses masuk tangki. Widdiiihhhh, sadis juga nih Spacy. Dari nyaris kosong di guyur pertamax senilai lembaran biru kembali ceban, masuk seluruhnya tanpa sisa dan luber. Beneran haus nih motor.
Isi bensin done, the end of the story si Spacy kembali masuk rumah. Sambil nunggu surat resminya turun, untuk sementara gak keluar jalanan utama dulu.

So kesimpulan dari impresi pertama nyemplak Spacy hanya mengerucut pada dua penilaian sbb:
1. Motor lumayan lincah dan fun to ride. 2. Remnya nggak pakem.
Itu saja nggak lebih nggak kurang. Lha wong jarak ridingnya juga cuman 6km antara rumah-spbu PP. So belum bisa explore lebih mendalam.

Itu ceritaku, mana ceritamu?

Tentang duniahariyadi

Ordinary man. Ordinary daddy. Sangat menyukai travelling, dunia otomotif, dan kuliner.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

7 Balasan ke Impresi Pertama Nyobain Spacy Fi Bodong Ngisi Bensin

  1. raya berkata:

    kalo baru turun emang rem belum pakem, terutama depan, karena cakram rem masih ada lapisan olinya (biar tidak karatan pas disimpen di dealer)..

  2. smartf41z berkata:

    wuee…. motore anyar…..!!! mangan-mangan…. mangan-mangan…..😛

  3. Indah Yuliati berkata:

    Rencana saya mau beli Scooter antara Mio J FI & Spacy FI, ada masukan?

    • duniahariyadi berkata:

      Tergantung kebutuhan sis. Klo mbak tipe yang kemana2 bawaannya banyak ambil spacy saja. Bagasinya luas. Bisa muat tas wanita, sepatu, parfum, dll hehehe. Tapi jika mbak suka skutik ramping dan lincah ambil mio. Ditambah lagi sudah banyak media2 yg mengulas kalau konsumsi bbm mio-J lebih irit dibanding spacy. So, keputusan ada ditangan anda. Semoga membantu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s