Kendaraan Ber-knalpot Racing Seyogyanya Nggak Minum BBM Bersubsidi

Knalpot Racing a.k.a knalpot free flow? Well, saat ini sepertinya populasinya makin banyak saja. Nggak motor, nggak mobil, banyak DH temukan dijalan.
Sebenere, apa sih yang membuat pengguna kendaraan pribadi tertarik mengganti knalpotnya dengan tipe racing / free flow?
Menambah akselerasi?
Mendongkrak top speed?
Mengejar suara merdu?
Atau hanya sebagai media personalisasi saja?

Jika DH jabarkan per-poin, biasanya alasan user knalpot racing adalah sbb :
– mengejar penambahan performa secara instan.
– modifikasi lanjutan, untuk mengoptimalkan upgrade mesin yang telah dilakukan. Gampangnya begini : mesin udah di korek ringan/berat ya percuma kalau knalpotnya masih nahan. Yaaahh DH bisa kategorikan ini sebagai user speed freak.
– buat gaya-gaya’an semata.

Apapun alasannya, ada satu benang merah yang bisa ditarik. User knalpot racing mempunyai dana lebih untuk upgrade knalpot (dan bahkan mungkin untuk menebus part performa lainnya), dan tahu persis semua manfaat dan konsekuensinya (baca : pengorbanan)
Pengorbanan? Dalam bentuk apa? Pengorbanan itu biasanya bermuara pada satu fakta, yaitu penggunaan BBM yang cenderung lebih boros dibanding knalpot standar bawaan pabrik.
Beda dengan user kendaraan yang speknya full standaran. Biasanya mereka tipe yang nggak doyan neko-neko, dan puas dengan performa mesin/knalpot racikan pabrik yang pastinya sudah diracik sedemikian rupa agar didapat keseimbangan antara : konsumsi BBM – performa – dan suara.
Lalu apakah knalpot racing bikin keseimbangan racikan pabrik itu berubah? Ya tentu saja. Hitungannya performa naik – suara jadi lebih keras – namun konsumsi BBM dikorbankan.
Lalu seberapa banyak sih yang dikorbankan? Well, untuk itu menurut DH sih relatif yah. Tergantung kepuasan sang user. Boros dikit atau banyak kalau kepuasan dan targetnya terpenuhi sih harusnya gak jadi masalah buat mereka

Tentunya pembaca juga tahu, kalau sekarang hampir semua pabrikan mobil / motor mengkampanyekan irit, irit dan irit dalam memasarkan produknya. Semua teknologi otomotif terbaru juga rata-rata berlomba-lomba menuju fuel efficiency. Intinya irit bisa dijadikan nilai jual. Makin irit makin menarik calon konsumen. Makin rendah biaya operasional makin diminati. Dan bahkan beberapa pabrikan terang-terangan menganjurkan penggunaan BBM oktan tinggi untuk lebih mengoptimalkan pembakaran yang ujung-ujungnya kembali ke kalimat : irit.

Lantas apa pantas pengguna knalpot racing yang ‘nggak peduli’ soal irit, punya bugdet lebih untuk modifikasi performa, dan pemuja kecepatan di jalan masih ikutan ngantri BBM jenis premium? Menurut DH sih kurang pantas yah. Atau mungkin pembaca punya opini lainnya? Artikel ini terbuka bagi pengguna mobil dan motor lho. Silahkan di share pendapatnya.

Tentang duniahariyadi

Ordinary man. Ordinary daddy. Sangat menyukai travelling, dunia otomotif, dan kuliner.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

4 Balasan ke Kendaraan Ber-knalpot Racing Seyogyanya Nggak Minum BBM Bersubsidi

  1. Farhan Hafiz berkata:

    Ane pengguna freeflow bro.. Emang kerasa lebih asik kalo pake Pertamax dibanding Premium. Pertamax : Oktan tinggi, kualitas oke, performa mantap, dan yang terakhir, BERSIH😀

  2. Yasira berkata:

    Meningkatkan performa mesin akan berimbas ke penggunaan bbm yg lebih banyak. itu sudah biasa. Bagaimana kalau meningkatkan performa sekaligus meningkatkan efisiensi bbm?? itulah yg jadi topik hangat di pabrikan otomotif sekarang. Liat saja produk baru mobil motor, bagaimana produk tersebut bisa meningkatkan tenaga sekaligus efisiensi mesin, tak terbilang istilah seperti vvti by toyota, vanos by bmw, dll semua tujuannya sama Performa sekaligu Efisiensi, Bagaimana dg parts racing aftermarket? tidak semua pabrikan menawarkan performa only, dan hampir semua produsen memberikan solusi performa sekaligu efisiensi. silahkan search sendiri …. banyak kok yg bisa buat kendaraan makin ngacir sekaligus irit. Knalpot racing suara keras?? nggak semua lah, liat saja merk2 terkenal di dalam negeri, banyak yg menambahkan “db killer” yg artinya tenaga naik, suara kagak berisik, efisiensi mesin makin meningkat. Pertamax mahal?? justru utk kendaraan modern dg kompresi tinggi akan makin efisien kalau pake pertamax, belinya emang lebih mahal, namun kalau 2x lipat lebih irit, hasilnya sama saja kan dg harga 2x lipat …. plus bonus makin ngebut dan bersiiih mesinnya.

  3. badak berkata:

    Lantas apa pantas pengguna knalpot racing yang
    ‘nggak peduli’ soal irit, punya bugdet lebih untuk
    modifikasi performa, dan pemuja kecepatan di jalan
    masih ikutan ngantri BBM jenis premium? _———————
    aku pake knalpot racing justru supaya irit brow,harganya jga murah(125 bandingin standarnya 700 rebuan)
    ane bukan pemuja kecepatan tapi pemuja kselamatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s