Mudik? Kenali Kemampuan dan Jangan Memaksakan Diri.

Tak terasa kita kembali masuk di bulan Ramadhan. Tak terasa satu tahun telah berlalu. Tak terasa sudah mau lebaran lagi, dan tak terasa ritual tahunan a.k.a mudik pun harus dijalani. Demi pulang ke kampung halaman, bertemu sanak-saudara dan sungkem ke para tetua.
Yups, mudik menjadi bagian dari keluarga besar DH menjelang Lebaran. Dan itu seperti menjadi sebuah ‘kewajiban’. FYI rute mudik DH adalah Jakarta-Salatiga-Solo PP.
Di artikel ini DH ingin sedikit berbagi tips mudik ala DH. Walaupun DH yakin, sudah banyak mudikers yang lebih berpengalaman dan memiliki jam terbang lebih tinggi dan jarak mudik yang lebih jauh.

Oke, langsung saja. Setiap kali ingin mudik, selain mempersiapkan kendaraan, perbekalan, kondisi fisik/mental, DH selalu memperhatikan poin-poin penting yang DH usahakan wajib untuk dilakukan. Terutama bagi mudikers with krucil seperti keluarga DH. Seperti diantaranya :
– usahakan membawa serta juga pilot alias supir cadangan. Ini penting, karena siksaan macet di jalur mudik benar-benar membuat pusing kepala. Memang sih bisa saja single fighter driver, tinggal istirahat jika memang kelelahan. Namun secara psikologis buat DH sangat membantu mendongkrak kondisi mental jika ada supir cadangan yang siap kapan saja aplusan jika diperlukan. Seminimal-minimalnya jika supir cadangan nggak ada yang available, DH merasa beruntung memiliki istri yang bisa dijadikan ‘supir tembak’ jika diperlukan hehehe.
– perhatikan dan perkirakan dengan cermat durasi mudik. Walaupun DH paham kondisi di lapangan amat sangat unpredictable. Ini sangat penting, terutama bagi keluarga yang membawa serta the krucils.
Mengapa? Begini, berdasarkan pengalaman, setelah DH perhatikan, the krucils hanya tahan ‘dikurung’ didalam mobil selama lebih kurang maksimal 15-20jam. Setelah itu bisa dipastikan the krucil cenderung ‘ngadat’ dan rewel. Apalagi jika terus-menerus dipaksa ikut menikmati kemacetan tiada berujung.
Setelah dipikir-pikir, DH mengambil kesimpulan bahwa rentang waktu itu adalah batas kesabaran the krucil. Tau sendiri lah, dunia krucil kan dunia yang penuh dengan kebebasan. Penuh dengan keriangan tiada batas. Nah mereka secara alamiah akan ‘protes’ jika kelamaan terkurung dalam kabin mobil yang sempit plus ruang gerak yang terbatas. Senyaman-nyamannya mobil apapun yang namanya bocah pasti lama-kelamaan akan nggak betah.
Naaaahhh, penjelasan ini masih ada kaitannya dengan poin yang pertama. Disinilah kegunaan supir cadangan bisa diperankan. Ketimbang harus berhenti lama dipinggir jalan istirahat wasting time karena supir utama tepar, kan perjalanan bisa diteruskan. Dengan catatan si supir cadangan kondisinya cukup fit untuk lanjut. Dengan begitu bisa meminimalisasi habisnya ‘jam betah’ krucil di mobil.
– Hati-hati dengan pikiran dibawah alam sadar kita. Lho opo maneh maksute iki? Begini, semua mudikers pasti sepakat untuk mengutamakan keselamatan bukan? Mengutamakan alon-alon asal kelakon bukan? Mengutamakan sing penting sampai dengan selamat bukan? Hmmmmm…jangan salaaaahhh. Kadang pikiran bawah alam sadar kita mempengaruhi cara berkendara kita.
Dan poin ini pun berhubungan langsung dengan poin-poin sebelumnya.
Sekarang bayangkan perjalanan mudik anda sudah overtime parah karena macet. Ditambah ‘jam betah’ the krucil sudah makin menipis atau bahkan habis. Mereka mulai rewel dan protes. Pastilah setiap driver (dipengaruhi pikiran bawah alam sadar) berusaha untuk bisa sampai tujuan bagaimanapun cara untuk mengakalinya. Contohnya : mengurangi waktu istirahat, berkendara lebih cepat dari sebelumnya, atau gambling melewati jalur alternatif yang beresiko kesasar.
Di akui atau tidak, menyangkal atau tidak, coba deh bagi yang pernah merasakan nyetir pada saat mudik, pasti pernah merasakan perasaan itu kan? Ngaku deeeehhh hahahaha.
Pada saat berangkat dari rumah sih tekadnya nggak punya target, sesampainya, safety first, eeehhh pada saat kepepet ujung-ujungnya melenceng dari komitmen awal xixixixixi…
Bagaimana cara mengatasinya? Silahkan kembali kepada tips poin pertama dan kedua.
– Usahakan jangan memilih-milih tempat untuk istirahat. Dulu, DH family pernah punya kebiasaan buruk itu. Tiap udah kelelahan (khususnya driver) dan mau istirahat, yang ‘ribet’ malah penumpangnya. Ditempat anu aja Pa, enak bisa selonjoran. Di pombensin itu aja Pa, luas dan WCnya bersih. Direstoran ini aja Pa, menunya enak dan pelayanannya bagus. Atau pas udah milih tempat, eehhh para penumpang malah bilang gini : wah kok rame yah? Kok jorok yah? Kok kayaknya nggak nyaman yah? Hadeeeeeeuuhhhh…terus kapan istirahatnya iniiiiii???
Yang perlu di ingat adalah jika sang driver kelelahan, istirahat nggak bisa ditawar-tawar lagi. Apalagi jika nggak bawa driver cadangan. Dalam hal ini setiap mudik dan setiap kali DH merasa lelah, DH nggak pikir panjang. Langsung mlipir untuk istirahat. Dimana aja nggak masalah, asalkan telah dipastikan terlebih dahulu tempatnya terang (jika malam) dan aman.
INGAT!!! Kelelahan mengemudi bisa memacu hal / kejadian yang sama sekali kita tidak inginkan terjadi.
– Usahakan tetap update kondisi rute mudik yang akan anda lalui. Sekarang jaman sudah canggih, komunikasi makin maju, harusnya sih poin ini nggak jadi masalah yah. Bisa dimulai dari yang paling sederhana, yaitu pantengin radio. Cari stasiun yang menyiarkan arus mudik selama di perjalanan. Tapiiiiiiii, cara ini hanya efektif kira-kira sampai cikampek dan sekitarnya saja. Selebihnya? Sinyal radio hawur-hawuran nggak jelas blass hahahahahaha. Kalaupun dapat sinyal biasanya formatnya AM, suaranya krosak-krosak, isinya pun cuma konten lokal daerah yang kita lalui. Contoh, klo masih di Jabar ya hiburannya musik Tarling hehahehauehauehauahaw…
Naaaahhh, di poin ini DH punya cara jitu untuk selalu update kondisi jalan. Piye carane? Simpel kok. Cukup pantengin akun Twitter @lewatmana.
Apa? Nggak punya akun Twitter? Pliz dueeeegghhh. Hare gene nggak punya Twitter? Nggak gahol deh loe ahahahahahaha…
Cara ini lumayan ampuh lho. Real time lagi. Kita bisa tau kondisi jalan didepan kita. Macet kah? Lancar kah? Hujan kah? Cerah kah?
Walaupun isinya kebanyakkan para mudikers tweeps yang misuh-misuh kabeh karena terjebak macet, tapi akun ini bisa jadi ajang tukar informasi sesama mudikers. Ada yang melaporkan kondisi jalan, ada yang marah-marah, ada yang curhat, sampai ada juga yang pasrah. Cobain deh pantau pada saat mudik, DH jamin akan sangat berguna.

Oke, sekian sedikit tips dari DH untuk mengarungi medan pertempuran perjalanan mudik. Semoga bisa berguna dan bermanfaat. Nantinya jika ada tips tambahan yang terlewat oleh DH, artikel ini akan DH update ulang. Atau mungkin para pembaca mempunyai tips lain. Silahkan di share. Indahnya berbagi…

#gambar pinjem dari mbah Google

Tentang duniahariyadi

Ordinary man. Ordinary daddy. Sangat menyukai travelling, dunia otomotif, dan kuliner.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s